PERANAN DEWA DALAM SEJARAH JUDI

Ternyata dalam sejarah judi dewa turut andil di dalamnya. Sedangkan judi sendiri merupakan suatu kegiatan tertua umat manusia dan bukti sejarahnya telah ditemukan di seluruh dunia sepanjang zaman. Judi mempunyai sejarah yang cukup menarik jika ditelusuri lebih jauh dan dalam. Kali ini kita akan membahas Peranan Dewa dalam Judi, Dewa apa saja yang terlibat? Dan bagaimana kisahnya? Selamat membaca.

Salah satu yang pertama menyatakan Judi itu di Romawi Kuno dan Yunani. Disana semua orang memainkannya, dari kaum elit, pejabat pemerintahan. Bahkan rakyat biasa bisa menikmati dan memainkan perjudian dengan bebas pada waktu itu. Diketahui bangsa Romawi menyembah beberapa dewa, dan diantara mereka ada dewi yang bernama “Fortuna”. Dianggap penguasa keberuntungan dan kesempatan, sebagai rasa terima kasih bangsa Romawi . Mereka mendirikan beberapa kuil di seluruh labrum dan Forum Roman atas nama “Fortuna”. Ada lagi dewi ”Felicitas” namanya yang berarti mujur atau nasib baik. Dia menjadi simbol kekayaan dan kemakmuran di Kekaisaran Romawi, dan dipanggil oleh penjudi saat bertaruh dan membuat taruhan dengan imbalan yang sangat besar disetiap kemenangan.

Orang-orang Yunani Kuno seperti pendahulu, bangsa Mesir juga percaya bahwa perjudian telah lahir dari Dewa pada zaman itu. Menurut mitologi, Dewa Zeus,Dewa Poseidon dan Dewa Hades melakukan pengundian, untuk membagi bagian kekuasan dari alam semesta. Setelah melakukan pengundian maka didapatkan hasil bahwa Dewa Zeus memenangkan Langit atau dunia atas, sedangkan Poseidon dan hades mendapatkan tanah dan air atau dunia bawah, pengundian dilakukan dengan jerami. Yang mendapat jerami pendek menang atas Langit dan yang panjang mendapatkan dunia bawah (laut dan tanah). Terdengar konyol bukan? Mereka membagi hal yang besar atas dasar panjang dari 3 buah helai jerami.

Berbagai barang sejarah sepanjang zaman juga telah ditemukan memberikan bukti kuat untuk judi kuno, salah satunya adalah dice atau dadu. Penyair cerita sedih dari Yunani, Sophocles (496-406 SM) menyatakan bahwa dadu ditemukan oleh seorang pahlawan mitologi bernama” Palamedes” selama pengepungan Troy. Di era kuno, lempar dadu tidak hanya dianggap sebagai permainan keberuntungan dan kesempatan, namun diyakini dikontrol oleh para dewa. Perputaran dadu kadang di pakai untuk cara memilih penguasa, membuat prediksi akan kejadian dan bertaruh pada keadaan pada zaman itu. Hal tersebut kemudian dikembangkan yang menjadi bentuk menyenangkan sehingga terlahir lah judi. Seiring waktu berlalu di berlakukannya aturan dalam judi itu sendiri dan dibuatnya hukum karena terdapat banyak orang yang bertaruh tanpa mempunyai harta atau modal .

Banyak kaisar di Romawi kuno dan Yunani juga tercatat mengalami masalah perjudian. Seperti Kaisar Augustus adalah seorang penjudi yang tak kenal lelah dan bahkan tercatat telah menderita kerugian dari perjudian. Kaisar Nero juga kehilangan kekasih karena bertaruh untuk semua jenis kegiatan olahraga dan gamepada zaman olimpiade, dan Kaisar Commodus terkenal karena kebiasaan perjudian akutnya. Dia bangkrut ketika ia menjarah kas negara, dan memutuskan untuk mengubah istananya menjadi sebuah kasino untuk membuat kembali uangnya untuk membayar hutang.

Perjudian seperti candu bahkan sebelum orang modern seperti kita memainkannya, dan mungkin judi seperti kebutuhan manusia karena terus berevolusi sepanjang zaman dalam sejarah. Demikian sedikit kutipan sejarah dari saya, bagaimana dewa telah campur tangan dalam menciptakan Judi.

Cukup panjanga juga ya cerita tentang dewa judi sampai saat ini. Saat ini dengan perkembangan yang sangat pesat, kita dapat bermain judi dengan hanya mendaftarkan diri kita kedalam perusahan judi sbobet. Lengkapnya silahkan baca daftar sbobet online yang dikupas lengkap pada situs yang satu ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *